Mengenal Beberapa Macam Sistem Operasi
A. Pengertian Sistem Operasi
Sistem operasi atau operating system (OS) menjadi penghubung antara software – hardware – brainware (pengguna). ia mengatur agar kesemuanya dapat berkomunikasi dengan baik dan membuat nyaman pengguna komputer.
Tanpa sistem operasi sebuah komputer, ponsel atau konsol game tidak dapat berjalan. Karena SO inilah yang mengatur semua perangkat di dalam alat- alat tersebut.
B. Fungsi Sistem Operasi
1. Menjalankan Operasi Dasar
Sistem operasi menjalankan fungsi dasar pada komputer, ia mengatur bagaimana penggunaan memori, pemrosesan data, penyimpanan data dan fungsi dasar komputer lainnya.
2. Mengatur Hardware
Hardware merupakan perangkat keras yang tersambung pada komputer seperti speaker,CPU, Mouse dan lain sebagainya. SO bertugas mengatur kerja perangkat keras komputer (resource manager). Menyambungkan perangkat keras dengan perangkat lunak agar mampu bekerja dengan baik.
3. Mengatur Berbagai Macam Aplikasi
Seluruh aplikasi yang ada di dalam komputer memang tersimpan dalam memori penyimpanan. Namun, perlu anda ketahui semua aplikasi tersebut ada dalam sebuah Sistem operasi dan jika tidak ada OS komputer maka anda tidak akan mampu menjalankan aplikasi-aplikasi tersebut.
4. Untuk Menyajikan Sebuah Tampilan
Tugas dari OS komputer adalah memudahkan penggunaan aplikasi karena aplikasi-aplikasi tersebut dapat ditampilkan dilayar monitor komputer atau halaman utama saat anda baru saja menyalakan komputer.
Selain itu Sistem operasi memiliki tugas untuk menerjemahkan bahasa pemrograman yang berasal dari CPU yang akan ditampilkan dalam bentuk grafis, teks dan jenis tampilan yang mudah dibaca oleh penggunanya. Juga, memiliki fungsi sebagai sebuah interface antara user dengan hardware atau perangkat keras yang digunakan.
5. Untuk Koordinasi Perangkat Komputer
Fungsi lain dari sistem operasi komputer adalah dapat mengkoordinasikan semua hal yang ada didalam komputer dalam hal menyusun program yang memiliki sifat kompleks menjadi lebih simpel dan berurutan. Dengan kata lain, memberikan kelebihan dalam membantu pekerjaan user lebih praktis dan efisien.
6. Untuk Fungsi Komputer yang Optimal
Memberikan optimasi kerja pada perangkat keras maupun perangkat lunak atau software merupakan fungsi Sistem operasi selanjutnya. Beberapa hal yang dapat dijalankan antara lain memberikan waktu dalam menjalankan CPU, pemanggilan file yang telah tersimpan di dalam hard disk.
C. Perkembangan Sistem Operasi
Menurut Tanenbaum, sistem operasi mengalami perkembangan yang sangat pesat, yang dapat dibagi kedalam empat generasi:
1. Generasi Pertama (1945-1955)
Generasi pertama merupakan awal perkembangan sistem komputasi elektronik sebagai pengganti sistem komputasi mekanik, hal itu disebabkan kecepatan manusia untuk menghitung terbatas dan manusia sangat mudah untuk membuat kecerobohan, kekeliruan bahkan kesalahan. Pada generasi ini belum ada sistem operasi, maka sistem komputer diberi instruksi yang harus dikerjakan secara langsung.
2. Generasi Kedua (1955-1965)
Generasi kedua memperkenalka hin Batch Processing System, yaitu Job yang dikerjakan dalam satu rangkaian, lalu dieksekusi secara berurutan.Pada generasi ini sistem komputer belum dilengkapi sistem operasi, tetapi beberapa fungsi sistem operasi telah ada, contohnya fungsi sistem operasi ialah FMS (Fortran Monitoring System) dan IBSYS. Jadi generasi komputer kedua ini merupakan generasi pertama dari sistem Operasi.
3. Generasi Ketiga (1965-1980)
Pada generasi ini perkembangan sistem operasi dikembangkan untuk melayani banyak pemakai sekaligus, dimana para pemakai interaktif berkomunikasi lewat terminal secara on-line ke komputer, maka sistem operasi menjadi multi-user (di gunakan banyak pengguna sekaligus) dan multi-programming (melayani banyak program sekaligus).
Multiuser dimaksudkan agar komputer dapat digunakan oleh banyak pengguna agar pengguna bisa berkomunikasi secara interaktif. Konsep iilah yang kemudian berkembang menjadi jaringan komputer atau online.
Multitasking adalah kemampuan komputer dalam mengeksekusi berbagai macam perintah atau program secara bersamaan.
4. Generasi Keempat (Pasca 1980an)
Dewasa ini, sistem operasi dipergunakan untuk jaringan komputer dimana pemakai menyadari keberadaan komputer-komputer yang saling terhubung satu sama lainnya. Pada masa ini para pengguna juga telah dinyamankan dengan Graphical User Interface yaitu antar-muka komputer yang berbasis grafis yang sangat nyaman, pada masa ini juga dimulai era komputasi tersebar dimana komputasi-komputasi tidak lagi berpusat di satu titik, tetapi dipecah dibanyak komputer sehingga tercapai kinerja yang lebih baik.
5. Generasi Kelima (2001-Sekarang)
Definisi komputer menjadi lebih berkembang lagi kearah robot, karena pada awal abad milenium ini Sistem Operasi sudah memiliki kemampuan kecerdasan buatan atau biasa disebut sebagai Artificial Intelegence (AI).
Kegunaan Sistem Operasi sudah lebih meluas lagi, tidak hanya dalam hal hitung-menghitung dan dokumentasi saja. Sekarang Sistem Operasi sudah terbagi menjadi berbagai jenis menyesuaikan bidang dan fungsinya.
Adapun sejarah sistem operasi yang dirinci dari tahun 1980an. Artikel ini menguraikan sejarah sistem operasi dari DOS, Mac, Windows, BSD, sampai Linux.
1956
GM-NAAI/O : Sistem operasi pertama ini digunakan pertama kali oleh General Motors pada komputer besar IBM 704. Namun, sistem ini tidak lebih hebat dari Batch Processing.
1963
Unix : Sistem operasi modern pertama ini dikembangkan oleh Ken Thompson dan Dennis Ritchie yang saat itu membutuhkan sebuah platform yang cepat untuk game “Space Travel” mereka.
1973
XeroxAlto : Sistem pertama dengan graphical interface yang hanya digunakan untuk penelitian sampai 1981
1980
QDOS : Tim Paterson dari Seattle Computer menulis QDOS yang dibuat dari OS terkenal pada masa itu, CP/M. QDOS (Quick and Dirty Operating System) dipasarkan oleh Seatle Computer dengan nama 86-DOS karena dirancang untuk prosesor Intel 8086.
Microsoft : Bill Gates dari Microsoft membeli lisensi QDOS dan menjualnya ke berbagai perusahaan komputer.
1981
PC DOS : IBM meluncurkan PC DOS yang dibeli dari Microsoft untuk komputernya yang berbasis prosesor Intel 8086.
MS DOS : Microsoft menggunakan nama MS DOS untuk OS ini jika dijual oleh perusahaan diluar IBM.
1983
MS DOS 2.0 : Versi 2.0 dari MS DOS diluncurkan pada komputer PC XT.
1984
System 1.0 : Apple meluncurkan Macintosh dengan OS yang diturunkan dari BSD UNIX. System 1.0 merupakan sistem operasi pertama yang telah berbasis grafis dan menggunakan mouse.
MS DOS 3.0 : Microsoft meluncurkan MS DOS 3.0 untuk PC AT yang menggunakan chip Intel 80286 dan yang mulai mendukung penggunaan hard disk lebih dari 10 MB.
MS DOS 3.1 : Microsoft meluncurkan MS DOS 3.1 yang memberikan dukungan untuk jaringan.
1985
MS Windows 1.0 : Microsoft memperkenalkan MSWindows, sistem operasi yang telah menyediakan lingkungan berbasis grafis (GUI) dan kemampuan multitasking. Sayangnya sistem operasi ini sangat buruk performanya dan tidak mampu menyamai kesuksesan Apple.
Novell Netware : Novell meluncurkan sistem operasi berbasis jaringan Netware 86 yang dibuat untuk prosesor Intel 8086.
1986
MS DOS 3.2 : Microsoft meluncurkan MS DOS 3.2 yang menambahkan dukungan untuk floppy 3.5 inch 720 KB.
1987
OS/2 : IBM memperkenalkan OS/2 yang telah berbasis grafis, sebagai calon pengganti IBM PC DOS.
MS DOS 3.3 : Microsoft meluncurkan MS DOS 3.3 yang merupakan versi paling populer dari MS DOS.
Windows 2.0 : Windows versi 2.0 diperkenalkan.
MINIX : Andrew S. Tanenbaum mengembangkan Minix, sistem operasi berbasis Unix yang ditujukan untuk pendidikan. MINIX nantinya menginspirasi pembuatan Linux.
1988
MS DOS 4.0 : Microsoft mengeluarkan MS DOS 4.0 dengan suasana grafis.
WWW : Proposal World Wide Web (WWW) oleh Tim Berners Lee.
1989
NetWare/386 (juga dikenal sebagai versi 3) diluncurkan oleh Novell untuk prosesor Intel 80386.
1990
Perpisahan : Dua perusahaan raksasa berpisah, IBM berjalan dengan OS/2 dan Microsoft berkonsentrasi pada Windows.
Windows 3.0 : Microsoft meluncurkan Windows versi 3.0 yang mendapat sambutan cukup baik.
MS Office : Microsoft membundel Word, Excel, dan PowerPoint untuk menyingkirkan saingannya seperti Lotus 1 2 3, Wordstar, Word Perfect dan Quattro.
DR DOS : Digital Research memperkenalkan DR DOS 5.0.
1991
Linux 0.01 : Mahasiswa Helsinki bernama Linus Torvalds mengembangkan OS berbasis Unix dari sistem operasi Minix yang diberi nama Linux.
MS DOS 5.0 : Microsoft meluncurkan MS DOS 5.0 dengan penambahan fasilitas full -screen editor, undelete, unformat dan Qbasic.
1992
Windows 3.1 : Microsoft meluncurkan Windows 3.1 dan kemudian Windows for Workgroups 3.11 di tahun berikutnya.
386 BSD : OS berbasis Open Source turunan dari BSD Unix didistribusikan oleh Bill Jolitz setelah meninggalkan Berkeley Software Design, Inc (BSDI). 386 BSD nantinya menjadi induk dari proyek Open Source BSD lainnya, seperti NetBSD, FreeBSD, dan OpenBSD.
Distro Linux : Linux didistribusikan dalam format distro yang merupakan gabungan dari OS plus program aplikasi. Distro pertama Linux dikenal sebagai SLS (Softlanding Linux System).
1993
Windows NT : Microsoft meluncurkan Windows NT, OS pertama berbasis grafis tanpa DOS didalamnya yang direncanakan untuk server jaringan.
Web Browser : NCSA memperkenalkan rilis pertama Mosaic, browser web untuk Internet.
MS DOS 6.0 : Microsoft memperkenalkan MS DOS 6.0 Upgrade, yang mencakup program kompresi harddisk DoubleSpace.
Slackware : Patrick Volkerding mendistribusikan Slackware Linux yang menjadi distro populer pertama di kalangan pengguna Linux.
Debian : Ian Murdock dari Free Software Foundation (FSF) membuat OS berbasis Linux dengan nama Debian.
MS DOS 6.2 : Microsoft meluncurkan MS DOS 6.2.
NetBSD : Proyek baru OS berbasis Open Source yang dikembangkan dari 386BSD dibuat dengan menggunakan nama NetBSD.
FreeBSD : Menyusul NetBSD, satu lagi proyek yang juga dikembangkan dari 386BSD dibuat dengan nama FreeBSD.
1994
Netscape : Internet meraih popularitas besar saat Netscape memperkenalkan Navigator sebagai browser Internet.
MS DOS 6.22 : Microsoft meluncurkan MS DOS 6.22 dengan program kompresi bernama DriveSpace. Ini merupakan versi terakhir dari MS DOS.
FreeDOS : Jim Hall, mahasiswa dari Universitas Wisconsin River Falls Development mengembangkan FreeDOS. FreeDOS dibuat setelah Microsoft berniat menghentikan dukungannya untuk DOS dan menggantikannya dengan Windows 95.
SuSE : OS Linux versi Jerman dikembangkan oleh Software und System Entwicklung GmbH (SuSE) dan dibuat dari distro Linux pertama, SLS.
Red Hat : Marc Ewing memulai pembuatan distro Red Hat Linux.
1995
Windows 95 : Microsoft meluncurkan Windows 95 dengan lagu Start Me Up dari Rolling Stones dan terjual lebih dari 1 juta salinan dalam waktu 4 hari.
PC DOS 7 : IBM memperkenalkan PC DOS 7 yang terintegrasi dengan program populer pengkompres data Stacker dari Stac Electronics. Ini merupakan versi terakhir dari IBM PC DOS.
Windows CE : Versi pertama Windows CE diperkenalkan ke publik.
PalmOS : Palm menjadi populer dengan PalmOS untuk PDA.
OpenBSD : Theo de Raadt pencetus NetBSD mengembangkan OpenBSD.
1996
Windows NT 4.0 : Microsoft meluncurkan Windows NT versi 4.0
1997
Mac OS : Untuk pertama kalinya Apple memperkenalkan penggunaan nama Mac OS pada Mac OS 7.6.
1998
Windows 98 : Web browser Internet Explorer menjadi bagian penting dari Windows 98 dan berhasil menumbangkan dominasi Netscape Navigator.
Server Linux : Linux mendapat dukungan dari banyak perusahaan besar, seperti IBM, Sun Microsystem dan Hewlet Packard. Server berbasis Linux mulai banyak dipergunakan menggantikan server berbasis Windows NT.
Google : Search Engine terbaik hadir di Internet dan diketahui menggunakan Linux sebagai servernya.
Japan Goes Linux : TurboLinux diluncurkan di Jepang dan segera menjadi OS favorit di Asia, khususnya di Jepang, China dan Korea.
Mandrake : Gael Duval dari Brazil mengembangkan distro Mandrake yang diturunkan dari Red Hat.
1999
Support : Hewlett Packard mengumumkan layanan 24/7 untuk distro Caldera, Turbo Linux, Red Hat dan SuSE.
Corel Linux : Corel pembuat program Corel Draw, yang sebelumnya telah menyediakan Word Perfect versi Linux, ikut membuat OS berbasis Linux dengan nama Corel Linux dan yang nantinya beralih nama menjadi Xandros.
2000
Mac OS/X : Mac OS diganti dengan mesin berbasis BSD Unix dengan kernel yang disebut sebagai Mac OS/X.
Windows 2000: Microsoft meluncurkan Windows 2000 sebagai penerus Windows NT.
Windows Me : Microsoft meluncurkan Windows Me, versi terakhir dari Windows 95.
China Goes Linux : Red Flag Linux diluncurkan dari Republik Rakyat China.
Microsoft vs IBM : CEO Microsoft Steve Ballmer menyebut Linux sebagai kanker dalam sebuah interview dengan Chicago Sun Times. Di lain pihak, CEO IBM Louis Gartsner menyatakan dukungan pada Linux dengan menginvestasikan $ 1 milyar untuk pengembangan Linux.
2001
Windows XP : Microsoft memperkenalkan Windows XP.
Lindows: Michael Robertson, pendiri MP3.com, memulai pengembangan Lindows yang diturunkan dari Debian. Nantinya Lindows berganti nama menjadi Linspire karena adanya tuntutan perubahan nama oleh Microsoft.
2002
Open Office : Program perkantoran berbasis Open Source diluncurkan oleh Sun Microsystem.
OS Lokal : OS buatan anak negeri berbasis Linux mulai bermunculan, diantaranya Trustix Merdeka, WinBI, RimbaLinux, Komura.
2003
Windows 2003 : Microsoft meluncurkan Windows Server 2003.
Fedora : Redhat mengumumkan distro Fedora Core sebagai penggantinya. Nantinya ada beberapa distro lokal yang dibuat berbasiskan Fedora, seperti BlankOn 1.0 dan IGOS Nusantara.
Novell : Ximian, perusahaan pengembang software berbasis Linux dibeli oleh Novell, begitu juga halnya dengan SuSE yang diakuisisi oleh Novell.
LiveCD : Knoppix merupakan distro pertama Linux yang dikembangkan dengan konsep LiveCD yang bisa dipergunakan tanpa harus diinstal terlebih dahulu. Distro lokal yang dibuat dari Knoppix adalah Linux Sehat dan Waroeng IGOS.
2004
Ubuntu : Versi pertama Ubuntu diluncurkan dan didistribusikan ke seluruh dunia. Ada beberapa versi distro yang dikeluarkan, yaitu Ubuntu (berbasis Gnome), Kubuntu (berbasis KDE), Xubuntu (berbasis XFCE), dan Edubuntu (untuk pendidikan).
2005
Mandriva : Mandrake bergabung dengan Conectiva dan berganti nama menjadi Mandriva.
2006
Unbreakable Linux : Oracle ikut membuat distro berbasis Linux yang diturunkan dari Red Hat Enterprise.
CHIPLux : Distro lokal terus bermunculan di tahun ini, bahkan Majalah CHIP yang lebih banyak memberikan pembahasan tentang Windows juga tidak ketinggalan membuat distro Linux dengan nama CHIPLux, yang diturunkan dari distro lokal PC LINUX dari keluarga PCLinuxOS (varian Mandriva). CHIPLux merupakan distro lokal pertama yang didistribusikan dalam format DVD.
2007
Vista : Setelah tertunda untuk beberapa lama, Microsoft akhirnya meluncurkan Windows Vista. Windows Vista memperkenalkan fitur 3D Desktop dengan Aero Glass, SideBar, dan Flip 3D. Sayangnya semua keindahan ini harus dibayar mahal dengan kebutuhan spesifikasi komputer yang sangat tinggi.
2008
3D OS : Tidak seperti halnya Vista yang membutuhkan spesifikasi tinggi, 3D Desktop di Linux muncul dengan spesifikasi komputer yang sangat ringan. Era hadirnya teknologi 3D Desktop di Indonesia ditandai dengan hadirnya sistem operasi 3D OS yang dikembangkan oleh PC LINUX. Ada beberapa versi yang disediakan, yaitu versi 3D OS untuk pengguna umum serta versi distro warnet Linux dan game center Linux.
2010
Windows7 : Sistem Operasi ini merupakan penyempurna dari sistem operasi yang di buat sebelumnya oleh microsoft. Bisa dikatakan bahwa sistem operasi ini merupakan sistem operasi terbaik yang ada pada saat ini.
2012
Dan sekarang yang Sistem Operasi terbaru yang telah dilincurkan oleh Microsoft adalah Windows 8. Sistem Operasi ini memliki tampilan yang sangat menarik dibandingkan dengan Windows-Windows lain yang sebelumnya.
Jenis-Jenis Sistem Operasi Komputer
1. iOS (iPhone Operating System )
iOS (sebelumnya iPhone OS) adalah sistem operasi seluler yang dibuat dan dikembangkan oleh Apple Inc. khusus untuk perangkat kerasnya. Ini adalah sistem operasi yang saat ini memberdayakan banyak perangkat seluler perusahaan, termasuk iPhone, dan iPod Touch; itu juga mendukung iPad sebelum pengenalan iPadOS pada 2019.
Dari namanya saja, kita sudah bisa menyimpulkan bahwa iOS merupakan sistem operasi yang dikembangkan khusus untuk perangkat iPhone.
iOS dikembangkan oleh Apple, perusahaan yang juga membuat iPhone, iPad, dan juga MacBook.
iOS tidak sama dengan Android.
Karena Android adalah sistem operasi mobile yang dikembangkan secara open source.
Sedangkan Apple lebih memilih mengembangkan iOS secara tertutup (close source), dan hanya perusahaan berlogo apel ini yang mengetahui source code nya.
Kelebihan dan Kekurangan iOS
Kelebihan iOS Dibandingkan OS Mobile Lainnya
iOS memiliki kelebihan tersendiri jika dibandingkan OS Mobile lainnya seperti Android, Symbian dan Windows Phone. Berikut ini adalah beberapa kelebihan iOS:
- Lebih stabil karena dikembangkan terintegrasi langsung dengan hardware-nya (iPhone)
- Memiliki toko aplikasi yang solid berisi banyak aplikasi dan game
- Terintegrasi dengan produk Apple lainnya seperti MacBook, dan iPad
- Secara rutin di update oleh Apple dengan berbagai fitur baru
- Jumlah aplikasi dan games terbanyak dibanding OS smartphone lain.
- Punya kontrol ketat terhadap kualitas aplikasi yang ada di apps store.
- Performa dan kualitas menjalankan aplikasi atau games lebih bagus dibanding smartphone dengan OS lainnya.
- Device lamanya pun bisa mendapat update OS walau secara hardware jauh tertinggal.
- Pelopor could computing (media penyimpanan data secara online).
- Garansi device internasional.
- Harga jual kembali lebih stabil.
Kekurangan iOS Dibandingkan OS Mobile Lainnya
Rasanya tidak adil jika kita hanya membahas kelebihan iOS saja tanpa membahas kekurangannya juga. Jadi, berikut ini adalah kekurangan iOS dibandingkan dengan OS Mobile lainnya:
- Hanya tersedia di iPhone
- Lebih banyak aplikasi dan game berbayar
- Kode sumbernya terutup sehingga kita tidak bisa ikut mengembangkannya
- Terkadang iPhone versi lama tidak mendapatkan update ke iOS versi terbaru
- Harga device nya relatif mahal
- Media konektifitas seperti bluetooth dan WiFi sharing terbatas hanya untuk sesama iOS saja, tapi masih bisa di akali dengan cara membeli aplikasi pihak ketiga di apps store.
- Aplikasi-aplikasi tertentu kebanyakan berbayar.
harus terhubung dengan iTunes jika ingin mengkoneksikan ke PC.
- Tidak ada Slot Micro SD.
- Baterai tidak bisa di lepas ( non-removable)
2. MAC
Mac OS adalah singkatan dari kata Macintosh Operating System. Mac OS diciptakan oleh perusahaan Apple Inc. dengan desain yang elegan tapi mudah digunakan oleh sang pengguna. Mac OS merupakan sistem operasi pertama yang menggunakan Graphical User Interface – GUI. Orang-orang penting pada Macintosh yaitu Bill Atkinson, Jef Raskin dan Andy Hertzfeld. Kata Macintosh diambil dari nama apel kesukaan Jef raskin ,McIntosh. Diperkenalkan pada tahun 1984, dan menjadi salah satu raksasa penguasa Operating System sekarang. Sejak tahun 2006, MAC OS telah memiliki kompatibilitas dengan arsitektur PowerPC maupun x86.
Mac OS X adalah versi terbaru dari sistem operasi Mac OS untuk komputer Macintosh. Sistem operasi ini pertama kali dikeluarkan pada tahun 2001. Karakter "X" adalah nomor Romawi yang berarti sepuluh, di mana versi ini adalah penerus dari sistem operasi yang digunakan sebelumnya seperti Mac OS 8Mac OS 9. Beberapa orang membacanya sebagai huruf "X" yang terdengar seperti "eks". Salah satu alasan mengapa mereka menafsir sedemikian karena tradisi untuk memberikan nama sistem operasi yang berbasis Unix dengan akhiran "x" (misalnya AIX, IRIX, Linux, Minix, Ultrix, Xenix). dan Mac OS X Server juga dirilis pada tahun 2001. Pada dasarnya versi Server ini mirip dengan versi standardnya, dengan perbedaan bahwa versi Serverworkgroup dalam komputer berskala besar. Contoh fitur tambahan yang tersedia untuk versi ini adalah piranti lunak untuk menjalankan fungsi-fungsi seperti SMTP, SMB, LDAP dan DNS. Selain itu cara melisensinya juga berbeda. mencakup piranti lunak untuk keperluan manajemen dan administrasi Mac OS X adalah sistem operasi yang menggunakan kernel BSD sehingga beberapa kalangan mengatakan bahwa Mac OS X termasuk dalam keluarga Unix. Hal yang menarik dari OS ini adalah keindahan tampilannya sehingga menjadikannya panutan bagi pengembang desktop lain.
Kelebihan dan Kekurangan Mac Os
Berikut adalah kelebihan dan kekurangan dari Mac OS:
- Kelebihan Mac OS
1. Lebih stabil karena menggunakan UNIX
2. Multitasking
3. Bisa mengenal file format windows
4. Tampilan yang lebih glossy sehingga bagus untuk graphic design/multimedia
5. Dokumen-dokumen yang dibuat di Mac bisa dibaca di OS yang lain, dan sebaliknya
6. Open source code sehingga Mac OS sulit dibajak
7. Ada ‘Time Machine’ yang akan bekerja secara otomatis pada background tanpa mengganggu aplikasi yang dijalankan untuk mem-backup system yang sedang berjalan dan perubahan-perubahan pada data
8. Ada program “sherlock“ yang tidak hanya mencari file pada harddisk dan dalam jaringan lokal, tapi juga dapat beraksi di Internet dan mencari berdasarkan keyword
9. Macintosh memiliki keamanan terhadap virus, spyware, dan sebagainya. Hal ini menjadi alasan terbesar mengapa banyak orang memilih Mac karena untuk menghindari virus
10. Operating System Mac ini mudah digunakan dan mudah dipelajari. Karena sumbernya jelas, training centre-nya ada, dan secara umum ketika orang dihadapkan pada Mac OS mudah belajarnya
11. Mac memiliki jaminan kepastian dan support hardware yang jelas.
- Kekurangan Mac OS
1. Mahal
2. Hanya cocok untuk graphic designer
3. Mac OS tidak dapat digunakan bersama-sama sistem-sistem pengoperasian lain yang tidak menggunakan sistem Mac OS
4. Mac tidak bisa dirakit sendiri karena Apple sudah tidak memberi license buat perusahaan lain untuk membuat hardware yang bisa menggunakan Mac OS
5. Software di Mac OS tidak begitu lengkap
6. Kurang cocok untuk aplikasi server dan game (rid)
3. Linux
Linux adalah salah satu jenis software OS (Operating System). Sama seperti OS Windows dan Mac. Secara sederhana OS merupakan salah satu software yang mengatur kerja perangkat dalam system computer. Di Indonesia, OS yang sering digunakan adalah Windows.
Linux adalah OS open source yang bisa disebarluaskan secara gratis dibawah lisensi GNU. OS ini menjadi turunan dari unix dan bisa digunakan di berbagai perangkat computer. OS ini bisa digunakan di perangkat keras computer seperti iner x86 sampai dengan RISC.
Kelebihan dan Kekurangan Linux
Open-Source
Kelebihan utama dari sistem operasi Linux adalah open-source. Maksud dari open-source sendiri ada sumber kode yang ada di dalam sistem operasi terbuka untuk siapa saja. Open-source juga berarti gratis dan bisa dikembangkan sesuai dengan keinginan pengembang. Bahkan penggunaannya tidak terbatas dan bisa dimodifikasi dengan tujuan apapun.
Keamanan
Berbeda dengan windows, kelebihan dan kekurangan linux ada pada keamanannya. Linux membutuhkan authorization setiap kali pengguna ingin menjalankan program, sehingga virus akan kesulitan berjalan di perangkat lunak. Akan tetapi, bukan karena kesulitan tersebut Linux tidak ada virusnya.Sama seperti Windows, Linux juga berpotensi terjangkit virus. Hanya saja tidak separah Windows.
Keamanan tidak hanya menyangkut virus. Keamanan privacy dan data personal pengguna juga terjamin di Linux. Linux sendiri tidak mengumpulkan data pengguna ketika menggunakan distro atau software tertentu. Tidak seperti kebanyakan sistem operasi lainnya yang membutuhkan data pribadi penggunanya.
Ringan
Berbeda dengan Windows yang menggunakan GUI (Graphical User Interface) sehingga tampilannya menjadi cukup penting untuk membantu pengguna. Linux lebih ke command line melalui perintah yang berbasis text. Sehingga menjadikan Linux lebih ringan dibandingkan dengan Windows atau kebanyakan sistem operasi pada umumnya.
Meskipun begitu, saat ini Linux juga menerapkan GUI dan masih menggunakan command line yang sama. Dan, tetap saja Linux lebih ringan. Keringanan inilah yang membuat Linux bisa beroperasi di komputer atau hardware yang sudah ketinggalan zaman dan spesifikasi yang rendah.
Customization
Kelebihan dan kekurangan Linux lainnya adalah customization. Jadi karena diberi kebebasan untuk memodifikasi sistem operasi dengan sendirinya, maka pengguna linux bisa meng custom sendiri fiturnya. Mulai dari menambah fitur yang diperlukan hingga menghapus fitur yang tidak dibutuhkan. Tidak hanya itu, tampilan dari Linux sendiri bisa dimodifikasi senyaman dan sebagus mungkin oleh pengguna.
Banyak pilihan Distro
Yang terakhir adanya banyak distro yang tersedia untuk dipilih. Baik sebagai kelebihan dan kekurangan Linux, mempunyai distro yang banyak cukup membantu pengguna memilih berdasarkan fungsi dari komputernya. Ada banyak distro yang saat ini terus aktif dan berkembang. Seperti Fedora, Ubuntu, Arch Linux, Debian, Linux Mint, dan sebagainya. Hanya saja, karena hal tersebut akan membingungkan pemula yang ingin belajar. Walaupun masing-masing distro punya fungsi yang sama.
Kekurangan Linux
Tidak banyak dukungan aplikasi
Sebagai sistem operasi yang tidak begitu dilirik pasar dan orang awam. Kehadiran Linux tidak banyak mendukung aplikasi yang banyak dibutuhkan orang. Misalnya aplikasi pengeditan video, gambar, desain, dan sebagainya, biasanya tidak compatible dengan software dari perusahaan ternama seperti Adobe. Hal ini yang menyebabkan Linux tidak bisa dinikmati oleh kalangan tertentu karena terbatasnya aplikasi yang tersedia.
Dukungan hardware
Selain piranti lunak, ternyata kekurangan lainnya dari Linux adanya penyesuaian piranti keras juga. Nah, laptop atau komputer biasanya memang dikhususkan agar bisa berjalan di sistem operasi windows, untuk itu jika kamu menginstall Linux pastikan jika drivers hardware bisa terdeteksi sistem. Karena jika tidak, kemungkinan hardware tidak akan terbaca oleh Linux. Misalnya keyboard atau mouse tidak dapat berfungsi dan sebagainya.
Layanan support berbayar
Walaupun menyediakan sistem operasi secara gratis dan bisa dimodifikasi sesuka hati oleh penggunanya. Ternyata Linux memiliki layanan support yang berbayar. Sehingga apabila pengguna mengalami kendala atau masalah saat menjalankan Linux dan ingin menghubungi customer support secara langsung, maka mereka akan mengenakan biaya untuk layanan tersebut. Atau jika, kamu mengalami masalah dan ingin mencari solusi tanpa membayar, kamu bisa menggunakan forum-forum yang tersebar di internet.
Linux Sistem Operasi Terupdate
Kelebihan dan Kekurangan Linux memang menjadi identitas untuk sistem operasi tersebut. Dan membedakan dengan sistem operasi sistem lainnya. Meskipun begitu, kelebihan dan kekurangan Linux ini bisa menjadi acuan untuk menentukan apakah kamu cocok untuk menggunakan Linux atau tidak.
4. Microsoft Window
Windows merupakan sistem operasi yang dikembangkan oleh Microsoft Corporation yang menggunakan antarmuka dengan berbasiskan GUI (Graphical User Interface) atau tampilan antar muka yang bergrafis. Sistem operasi ini sudah banyak sekali digunakan oleh user sejak lama. Windows pertama kali masih dalam jenis Ms. DOS (Microsoft Disk Operating System) yaitu sistem operasi yang berbasiskan teks dan Command-line interpreter. Dan Windows 1.0 berkembang hingga yang terbaru sekarang ini, yaitu Windows 10.
Kelebihan Windows
1. GUI (Graphical User Interface) yang familiar sehingga memudahkan pengguna.
2. Banyak aplikasi kantor yang kompatibel
3. Kemudahan pengguna dalam bekerja yang lebih modern
4. Banyak aplikasi berbasis Ms. Windows
5. Tersebar luas
6. Didukung sebagian besar software populer
7. Banyak pilihan perangkat lunak yang tersedia untuk Windows karena Microsoft telah mendominasi pasar dunia
8. Dukungan hardware baru
Kekurangan Windows
1. Sistem keamanan yang buruk
2. Sistem Operasi berbayar dan harga lisensi mahal
3. Sistem keamanan yang kurang tangguh
4. Kebutuhan sumber daya tinggi. Prosesor yang cepat memori internal lebih, dan harddisk yang lebih besar.
5. Rentan terhadap virus.
6. Beban tambahan. Sebagai contoh, sebuah scanner virus sudah wajib saaat ini.
7. Stabilitas miskin. Seharusnya tidak reboot hanya karena Ms. Word atau Internet Explorer yang sedang digunakan
8. Backwards format file tidak kompatibel. Misalkan, dokumen yang dibuat dalam format Ms. Word 2002 tidak dapat ditafsirkan dengan cara apapun oleh seseorang menggunakan Ms. Word 97.
5. Android
Pengertian Android adalah sistem operasi yang dirancang oleh Google dengan basis kernel Linux untuk mendukung kinerja perangkat elektronik layar sentuh, seperti tablet atau smartphone. Jadi, android digunakan dengan sentuhan, gesekan ataupun ketukan pada layar gadget anda.
Android bersifat open source atau bebas digunakan, dimodifikasi, diperbaiki dan didistribusikan oleh para pembuat ataupun pengembang perangkat lunak. Dengan sifat open source perusahaan teknologi bebas menggunakan OS ini diperangkatnya tanpa lisensi alias gratis.
Begitupun dengan para pembuat aplikasi, mereka bebas membuat aplikasi dengan kode-kode sumber yang dikeluarkan google. Dengan seperti itu android memiliki jutaan support aplikasi gratis/berbayar yang dapat diunduh melalui google play.
Kelebihan Android
1. Merupakan Sistem Operasi Open Source
Siapa saja bisa menggunakannya secara gratis. Para developer atau pengembang dimudahkan untuk mengoptimalkan dan mengembangkan OS ini untuk smartphone yang dibuatnya.
2. Harganya Beragam
Ada yang terbilang cukup terjangkau, ada pula yang memiliki harga jual tinggi. Sehingga, smartphone Android bisa menjangkau semua kalangan. Namun, semakin tinggi harga, semakin mumpuni pula spesifikasinya.
3. Memiliki Banyak Dukungan Aplikasi
Hal ini juga tidak lepas dari sifat Android yang merupakan sistem operasi Open Source. Pengembang pun diizinkan untuk mengembangkan aplikasi berbasis source code dari Android.
Oleh karena itu, jika Anda masuk ke Play Store, akan ditemukan banyak sekali ribuan aplikasi yang sesuai dengan kebutuhan pengguna.
4. Mudah dimodifikasi
Banyak komponen yang bisa Anda atur ulang atau dimodifikasi, mulai dari ROM hinga custom overclock pada sistem operasi. Hal ini bisa berpengaruh terhadap performa ponsel pintar berbasis Android agar bisa bekerja lebih cepat dan sesuai dengan keinginan.
Kekurangan Android
1. Kerja sistemnya cukup berat
Hal ini menyebabkan banyak memori yang dibutuhkan, baik RAM maupun ROM. Bagi smartphone yang memiliki RAM dan ROM berkapasitas kecil, tentu ini akan menghambat performanya.
2. Hasil modifikasi sering menyebabkan sistem bekerja tidak stabil dan kurang optimal
Adakalanya hasil modifikasi mengakibatkan OS menjadi sedikit lelet dan kurang responsif. Nantinya, bisa berpengaruh pada hardware sehingga menjadi cepat panas dan kapasitas memori lebih mudah bocor.
3. Kurang responsif jika disandingkan dengan spesifikasi hardware yang tidak baik
Hal ini terjadi ketika kapasitas penyimpanan ram atau kecepatan processor yang digunakan rendah.
Macam Macam SO ANDROID
1. Android 1.0 Apple Pie
Macam-macam OS Android yang paling pertama dinamai Apple Pie atau juga disebut Android Alpha. Apple Pie pertama kali diperkenalkan pada 23 September 2008. Fitur yang dimiliki pada Android ini ialah play store, web browser, kamera, sinkronisasi antara Gmail, kontak dan juga Google Agenda. Android Apple Pie juga sudah dilengkapi fitur Maps dan YouTube. Terdapat dua versi Apple Pie yaitu yang dirilis oleh Google dan juga OHA.
2. Android 1.1 Banana Bread
Setelah Apple Pie, munculah Android Banana Bread pada Februari 2009. Android Banana Bread atau yang juga disebut Android Beta memiliki fitur yang tak jauh beda dari Apple Pie. Android Banana Bread mulai bisa digunakan pada smartphone HTC.
3. Android 1.5 Cup Cake
Android Cup Cake merupakan versi Android ketiga yang dikembangkan oleh Google. Android ini dirilis mulai April 2009 dan menjadi sistem operasi yang mulai dilirik oleh pengguna ponsel. Android 1.5 menyertakan fitur-fitur baru seperti keyboard di layar dan dukungan Bluetooth serta peningkatan fitur yang ada seperti perubahan UI untuk manajemen aplikasi dan beberapa aplikasi Google.
4. Android 1.6 Donut
Android Donut dirilis pada September 2009. Jenis Android ini pun mulai bisa memperbaiki masalah atau bug. Selain itu, pada jenis Android Donut ini memiliki fitur tambahan berupa fitur navigasi Turn by Turn.
5. Android 2.0 - 2.1 Eclair
Pada Oktober 2009, Android kembali merilis OS terbarunya yang diberi nama Eclair. Versi Android Eclair merupakan awal dari diterapkannya aplikasi Bluetooth 2.1 pada Android. Tak berselang lama, versi 2.0 pun di update ke versi 2.1 yang tentu saja memiliki fitur tambahan lain. Fitur tambahan pada versi ini ialah Multi Touch, Live Wallpaper serta flash kamera.
6. Android 2.2 Froyo
Setelah Eclair, Android kemudian merilis Android Frozen Yogurt atau Froyo. Android Froyo versi 2.2 ini mulai dirilis pada bulan Mei 2010. OS Android ini merupakan pembaruan fitur dari versi sebelumnya. Di Android Froyo, pada Google Chrome di Android terdapat tambahan Script Chrome. Fitur ini berguna untuk menambah kecepatan kinerja pada Google Chrome.
7. Android 2.3 Gingerbread
Masih ditahun 2010, pada bulan Desember, Google kembali merilis Android dengan nama Gingerbread. Pada Android versi 2.3 ini mulai disematkan fitur NFC, internet calling dan juga download manager.
8. Android 3.0 - 3.2 Honeycomb
Android Honeycomb ini resmi dirilis pada Februari 2011. Selain itu, jenis Android ini mulai banyak digunakan pada perangkat tablet. Android Honeycomb memang dirancang untuk perangkat dengan ukuran layar yang lebih besar, terutama tablet.
9. Android 4.0 Ice Cream Sandwich
Android Ice Cream Sandwich merupakan jenis Android yang mulai populer di kalangan pengguna smartphone. Pasalnya, Android Ice Cream Sandwich ini bisa digunakan pada semua jenis platform dan juga smartphone. Selain itu, fitur dari sistem operasi ini pun semakin bertambah dan juga menjadi lebih multitasking.
10. Android 4.1.2 Jelly Bean
Jelly Bean merupakan satu dari macam-macam OS Android yang mulai populer digunakan. Android Jell Bean dirilis pada 27 Juni 2012. Android ini merupakan versi dari Android yang mendapatkan update hingga 2 kali. Untuk versi terbaru dari Android ini pun menggunakan User Interface dan juga menambahkan Google Search sebagai fitur baru mereka.
11. Android 4.4.2 KitKat
Setelah kehadiran Jelly Bean, penggunaan smartphone ber-OS Android makin menjamur. Google kemudian kembali merilis versi Android terbarunya yang dinamakan KitKat. Android KitKat resmi dirilis pada 2013 lalu dan memiliki banyak pembaharuan pada fitur-fitur yang dimiliki.
12. Android 5.0 Lollipop
Android Lollipop dirilis pada tahun 2014 dan pertama kali digunakan pada smartphone Google Nexus 6. OS ini memiliki fitur tambahan yang menyempurnakan fitur-fitur terdahulunya. Selain itu, sistem kerja pada Android Lollipop lebih sempurna dari versi Android sebelumnya.
13. Android 6.0 Marsmallow
Marsmallow mulai digunakan pada tahu 2015. Android versi 6.0 ini memiliki fitur tambahan support USB Type C. Android Marsmallow juga memulai adanya fitur sensor sidik jari dan juga daya baterai yang meningkat.
14. Android 7.0 Nougat
Setelah Marsmallow, pada 2016, Google merilis Android Nougat. Beberapa fitur pada Android Nougat ini pun cukup memuaskan, seperti support pada Multi Window.
15. Android 8.0 Oreo
Android Oreo dirilis pada Agustus 2017 dengan fitur-fitur yang makin canggih. Android Oreo lebih mengutamakan pada kecepatan dan juga efisiensi. Bahkan kecepatan Boot pun mencapai 2 kali lipat. Selain itu baterai pada sistem Android ini lebih tahan lama.
16. Android 9.0 Pie
Pada Oktober 2018, Google merilis Android Pie yang memiliki desain dan fitur yang berbeda dari versi sebelumnya. Salah satu fitur menarik dari Android Pie ini ialah App Actions. Fitur ini membuat Android bisa memprediksi tindakan yang akan dilakukan oleh penggunanya.
17. Android 10
Mulai pada Android 10, Google tidak lagi menyematkan nama makanan pada julukan Androidnya. Menurut pihak Android, pemakaian nama dessert untuk Android ternyata tidak selalu dimengerti oleh masyarakat global. Android 10 dirilis pada September 2019. Android 10 inilah yang kini banyak digunakan pengguna smartphone Android di seluruh dunia.
18. Android 11
Macam-macam OS Android yang paling terbaru adalah Android 11. Android 11 mulai dikembangkan pada 2020. Versi previewnya mulai dirilis pada awal Juni 2020. Sebelumnya Google juga berencana untuk merilis Android 11 versi beta untuk publik pada awal minggu Juni 2020. Namun gara-gara aksi protes yang meluas di Amerika Serikat, Google menundanya.
Sumber :wikipedia.org & agunglaksono13.blogspot.com
http://disoerya.blogspot.com/2012/11/sejarah-perkembangan-sistem-operasi.html
http://belajar-komputer-mu.com/pengertian-sistem-operasi-komputer-operating-system/